| by admin | No comments

Ahli Sarankan Puan Sasar Kaum Milenial Demi Elektabilitas

Direktur Utama Kebijakan Indonesia Adi Prayitno menyoroti tindakan yang dilakukan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani, yang terutama menyasar kaum milenial dan mahasiswa dengan berbagai kegiatan di tingkat pusat dan daerah.

Dalam kunjungan kerjanya ke berbagai daerah, Puan selalu menyempatkan diri untuk memberikan kuliah umum di beberapa kampus.

Politik Indonesia

“Milenial memiliki potensi besar untuk pergulatan politik di 2024, ini bagian dari penetrasi milenial yang partisipasinya akan mencapai 55% suara pada 2024. Jika kita bisa memaksimalkan itu, kita bisa meraih suara penting,” kata Adi Prayitno Kamis di Jakarta . (2-2-2021).

Adi mengatakan jika ingin memenangkan suara untuk Grup Milenial, Puan perlu banyak berinteraksi, terutama dalam hal program kerja.

Selama waktu ini, ia terus menghadiri banyak acara Milenium. Dengan cara ini, para milenial akan belajar dan mengetahui performa karakter Puan.

Adi tak hanya berorientasi pada kinerja, namun menjelaskan bahwa kaum milenial melihat sisi perjuangan dalam karya Puan dengan mendampingi Presiden Jokowi dalam beberapa kunjungan kerja ke daerah.

“Artinya, membangun citra dengan pekerjaan lebih terasa seperti generasi milenial daripada selalu membangun citra, tetapi dengan kerja minimal,” kata Adi. Berita Politik Terkini

Mengacu pada hasil sensus penduduk tahun 2020, proporsi penduduk Indonesia yaitu Generasi Z (dibawah 8 tahun) menjadi 10,88 persen, Generasi Z (8-23 tahun) menjadi 27,94 persen, Generasi Y (24) -39 tahun) menjadi 25,87 persen, Generasi X (40-55 tahun 21,88 persen), baby boomer (56-74 tahun) 11,56 persen dan pra-boomer (di atas 74) 1,87 persen.

Pengamat politik dari UIN Jakarta ini menambahkan, sebagai PNS dan wakil rakyat, Puan juga sangat tertarik untuk terjun langsung ke masyarakat.

Dalam beberapa kesempatan, Puan selalu menyempatkan diri untuk terlibat langsung dalam program pemerintah seperti imunisasi massal dan bantuan sosial kepada masyarakat.

“Konsepnya dayung 2 pulau sudah disusul. Di satu sisi, kerja keras Bu Puan akan dimaksimalkan dalam kapasitasnya sebagai presiden DPR. Di sisi lain tentu fokus pada l’semakin positif. Dampak positifnya persepsi masyarakat dapat meningkatkan tingkat kelayakannya,’ ujarnya.

Adi juga menambahkan bahwa pilihan politisi tidak dapat diubah dalam sekejap, tetapi membutuhkan proses yang panjang dan berliku. Di sinilah koherensi kerja politik benar-benar diuji. Jika dia konsisten, dia pikir dia akan mendapatkan hasil yang positif.

Misalnya, pada Pilkada 2019, Puan Maharani meraih 404.034 suara di daerah pemilihan Jawa Tengah V, yang meliputi wilayah Klaten, Sukoharjo, Boyolali, dan Kota Surakarta. Politik Dunia

Politik Indonesia

Leave a Reply