| by admin | No comments

Deklarasi KAMI

Politik Indonesia
Koalisi Aksi Penyelamatan Indonesia (KAMI) dideklarasikan di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa pagi (18/8). Beberapa tokoh masyarakat hadir dan membaca Our Identity and Our Declaration sebagai bagian dari Deklarasi. Tokoh-tokoh tersebut antara lain Achmad Yani, Rocky Gerung, Din Syamsuddin, Gatot Nurmantyo, Rochmad Wahab, Meutia Farida Hatta, MS Kaban. Kemudian ada pula Said Didu, Refly Harun, Ichsanuddin Noorsy, Lieus Sungkharisma dan Jumhur Hidayat, Abdullah Hehamahua, di Amien Rais.

Achmad Yani membaca bahwa KAMI memiliki “Jati Diri” yang terdiri dari sepuluh poin. Identitas kami menggambarkan konteks, tujuan dan struktur organisasi. Atas nama Tuhan Yang Maha Esa, ucap Yani mulai membacakan 10 Jati Diri KAMI.

Pertama, KAMI adalah gerakan moral bangsa Indonesia dari berbagai elemen dan komponen yang berjuang untuk menjaga kedaulatan negara, mewujudkan kesejahteraan rakyat dan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kedua, KAMI mengupayakan pemantauan sosial, kritik dan koreksi, dan mengoreksi kepemimpinan negara dari segala jenis penyimpangan dan penyalahgunaan.

Ketiga, KAMI berusaha untuk menggunakan berbagai cara di bawah Konstitusi, termasuk pendidikan, advokasi, pengawasan sosial, politik moral, dan tindakan dialogis, persuasif dan efektif.

Berita Politik Terkini
Keempat, KAMI berdiri sebagai koalisi orang-orang yang berasal dari pluralistik dalam agama, kelompok etnis, profesi, dan afiliasi politik untuk pluralisme, harmoni, dan solidaritas. Pandangan dan sikap KAMI adalah ekspresi dari apa yang bisa disepakati.

Kelima, KAMI memiliki pendapat dan posisi resmi, yang telah disetujui secara tertulis oleh Komite Deklarasi. Selain itu, ada pendapat dan sikap pribadi deklarator atau dari jaringan pendukung KAMI di pusat, di daerah dan di luar negeri.

Keenam, KAMI sebagai gerakan moral kerakyatan nasional menerima dukungan dan menyalurkan ambisi masyarakat daerah dan WNI di luar negeri, walaupun tidak ada hubungan struktural-organisasional, namun KAMI memiliki kewajiban moral untuk mengungkapkan ambisi tersebut dan memperjuangkannya. .

Ketujuh, KAMI berupaya secara kolektif atau individu dan jaringan KAMI untuk mengubah sifat dan kehidupan bernegara agar segala jenis penyimpangan dan pelanggaran dapat dihentikan.

Politik Indonesia
Kedelapan, KAMI terus bergerak berdasarkan keyakinan bahwa kebenaran dan keadilan harus ditegakkan, dan kebohongan serta kejahatan harus sirna.

Kesembilan, KAMI membagi struktur organisasi menjadi: Kantor Deklarasi bertindak sebagai pengambil keputusan yang strategis dan berprinsip dan dipimpin oleh sebuah presidium yang bekerja secara kolektif dan kolegial untuk memimpin gerakan berdasarkan identitasnya.

Komite Eksekutif, terdiri dari sembilan orang yang ditunjuk oleh Biro, bertindak sebagai kekuatan pendorong koalisi, melaksanakan rencana strategis yang diadopsi oleh Kantor Deklarasi, merancang dan mengkoordinasikan divisi.

Komite-komite sebagai badan kerja yang sesuai dengan bidang pembangunan nasional melaksanakan pekerjaan / tindakan di bawah koordinasi Badan.

Divisi adalah badan dan perangkat koalisi yang melaksanakan rencana kerja / aksi sesuai bidangnya masing-masing. Politik Dunia

Kesepuluh, sebagai gerakan yang terorganisir, KAMI menerapkan disiplin yang ketat dan tegas terhadap kontrol Biro, yang dapat membuat keputusan tertentu demi reputasi dan efektivitas gerakan yang baik.

Ratusan massa datang ke Peringatan Proklamasi untuk menyambut Deklarasi Kami dengan teriakan dan tepuk tangan.

Leave a Reply