| by admin | No comments

Dinasti Politik Berlanjut Terus

Dinasti politik tidak pernah berakhir dengan baik. Selain membuahi praktik nepotisme, juga rentan melahirkan kasus rasuah. Sayangnya, sejak zaman Soeharto, Megawati, SBY dan Jokowi, dinasti politik berbagai rezim di negara itu penuh sesak.

Politik Indonesia

Tidak hanya di tingkat presiden dan parlemen, tetapi juga di tingkat daerah, sejumlah pejabat telah membangun kerajaan mereka sendiri. Ratu Atut Chosiyah di klan Banten, Fuad Amin Imron atau Lora Fuad di dinasti Bangkalan, Madura dan Syaukani di Kalimantan Timur dan Rita Widyasari. Diketahui bahwa Soeharto, yang adalah Presiden Republik Indonesia selama 32 tahun, menunjuk putri sulungnya Siti Hardiyanti Rukmana, alias Mbak Tutut, sebagai Menteri Sosial. Dia juga telah menghapus mitra ABRI di sejumlah posisi sipil, termasuk Parlemen Indonesia.

Anak-anak Suharto, Tomy Soeharto, Siti Hardianti Rukmana atau Tutut, dan Titik Suharto, semuanya memasuki arena politik. Titik Suharto, berbaris ke perwakilan Senayan dari daerah pemilihan Yogyakarta di Pileg terakhir. Sementara putri sulung Suharto, Tutut, sudah mencoba politik saat bekerja di Golkar. Dalam partai yang didirikan oleh ayahnya, Tutut memegang posisi wakil presiden selama Bakrie 2014-2019. Selain Megawati, Megawati telah menjadi presiden PDI-P selama bertahun-tahun, tetapi juga telah menempatkan putri mahkotanya, Puan Maharani, di posisi publik utama, termasuk Menteri Sosial Jokowi dan sekarang menjadi Ketua DPR RI. Berita Politik Terkini

Tidak banyak lagi, Soesilo Bambang Yudhoyono melakukan hal yang sama. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), presiden Partai Demokrat, pernah mempercayakan putranya dengan pekerjaan menduduki jabatan penting dalam DVR. Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas diangkat sebagai ketua Kelompok Demokrat di DPR 2019-2024. Penatua Agus Harimurti Yudhoyono kemudian ditugaskan untuk melayani sebagai wakil presiden setelah memimpin Satuan Tugas Campuran, yang dianugerahi Pileg dalam pemilihan umum 2019.

Hal terpenting yang telah disorot baru-baru ini adalah tentang kemunculan putra dan menantu Jokowi sebagai calon potensial dalam pemilihan umum 2020. Ia juga mengindikasikan bahwa ia akan ikut dalam pemilihan di kota Medan. pada tahun 2020. disembunyikan. Politik Dunia

Demikian juga, Ma’ruf Amin juga mendukung keputusan putrinya Siti Nur Azizah untuk melanjutkan pemilihan walikota Tangerang Selatan tahun 2020-2025. Bahkan diduga bahwa Siti Nur Azizah mulai aktif mendaftarkan sejumlah partai untuk calon walikota di Tangerang selatan. Dia mulai mendaftar dengan PDI Perjuangan, Gerindra, PPP, PKB, untuk Hanura.

Politik Indonesia

Leave a Reply