| by admin | No comments

Pakar : Amandemen UUD 1945 Saat Ini Tidak Harus

Pakar tata negara Fakultas Hukum UGM, Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu mengatakan, saat ini tidak ada kebutuhan mendesak untuk mengubah UUD 1945.

“Menurut saya, tidak ada kebutuhan mendesak untuk mengubah konstitusi dasar saat ini,” kata Andi, Jumat (3/9/2021)

Politik Indonesia

Selain itu, Andi mengatakan isu saat ini ingin mengubah UUD 1945 untuk membuat masa jabatan presiden tiga periode dianggap tidak tepat. Menurutnya, ini akan melumpuhkan generasi baru untuk memimpin bangsa ini.

“Selain itu, pertanyaannya, walaupun benar kita menginginkan tiga periode, menurut saya itu tidak benar. Menurut saya, kita menutup kesempatan untuk memberikan kesempatan kepada generasi penerus untuk memimpin negeri ini,” kata Andi.
Berita Politik Terkini

“Jadi singkatnya, saya katakan tidak baik melakukan perubahan. Dan sekarang orang tidak mempermasalahkan konstitusi kita. Mungkin masalah utama yang berkembang adalah kita hanya ingin mengubah tiga periode dan saya tidak pikir itu cara yang tepat untuk saat ini.” tambah Andi.

Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa waktu lalu Presiden Joko Widodo dari Jokowi bertemu dengan lima partai koalisi non-parlemen di Istana Negara, Jakarta.

Dalam pertemuan itu, Jokowi dipastikan menolak amandemen UUD 1945 untuk membuat masa jabatan presiden menjadi tiga periode. Selain itu, Jokowi juga menegaskan tidak tertarik memperpanjang masa jabatannya sebagai orang nomor satu di Indonesia. Politik Dunia

Politik Indonesia

Leave a Reply