| by admin | No comments

Peran anak muda dalam politik Indonesia

Ketua Komisi IV DPR RI Gerindra G, Kelompok Partai Budisatrio Djiwandono mengatakan, generasi muda merupakan aset penting bagi kemajuan bangsa Indonesia. Untuk itu, peran anak muda dalam politik di CMA harus terus ditingkatkan. Padahal, generasi muda mengharapkan perubahan besar di Indonesia.

Politik Indonesia

Meski demikian, Budi mengakui, tidak mudah bagi anak muda untuk menerapkan kebijakan yang bisa mewakili suara anak muda. Itu membutuhkan pengorbanan yang besar dan lama, yaitu tidak segera.

“Saya mendapat kepercayaan menjadi wakil presiden Komisi IV bidang pertanian, kehutanan, kelautan, dan perikanan. Ini adalah proses sepuluh tahun untuk mengikuti proses ini. Ekspektasi realita agak kontradiktif ya tidak selalu sama, ” kata Budi dalam Ragam Aktualisasi Tidar (RADAR) bertajuk The Reality of Youths in Politics ‘Expectations vs Reality’ yang dipandu oleh Tunas Indonesia Raya (TIDAR), pada pesta tersebut. Pengurus Sayap Gerindra dalam rangka memperingati hari kebangkitan nasional.

Budisatrio mengklaim, jika anak muda bisa melalui proses yang panjang, pasti akan meraih hasil yang baik. Mewakili suara anak muda di DPR yang saat ini masih sangat kecil. Berita Politik Terkini

Ia melanjutkan dengan banyaknya perwakilan pemuda di DPR, keinginan perubahan generasi muda di Indonesia bisa menjadi kenyataan. Suka atau tidak suka, suka atau tidak suka, keputusan mayoritas diambil di DPR.

“Untuk sampai pada kebijakan, keputusan, baik di panitia maupun di paripurna DPR, kami butuh suara mayoritas, kami butuh banyak suara, kami bisa punya kebijakan. Untuk menjadi.” Kata Budi.

Menurut dia, suara anak muda di DPR belum terdengar karena keterwakilan mereka saat ini masih sangat minim. Berdasarkan data tersebut, keterwakilan politik anak muda usia 23 hingga 30 tahun di IR SPR periode 2019-2024 ternyata hanya berkisar 4% atau 24 orang dari total 575 kursi di dewan administrasi.

“Tapi saya masih menghitung, dan saya kira kalau mereka mendapat kesempatan, misalnya anak muda Indonesia bisa ada untuk banyak teman saya. Mba Roro, Mas Hakim masih muda, mereka bisa mengutarakan pikirannya, dan itu sangat penting. hadir. di parlemen Indonesia, ”ujarnya.

Untuk melakukan hal tersebut, ia kembali mengingatkan para pemuda dan mengimbau para pemuda untuk tidak ragu-ragu terjun ke dunia politik. Tujuannya agar suara anak muda didengar dan didengar di parlemen Indonesia. Begitu pula dengan kebijakan yang diambil untuk mewakili kaum muda.

“Seharusnya kita tidak capek, kita tidak boleh menasihati agar balapan tidak berakhir besok, tapi akan memakan waktu 6,7-10 tahun. Itu perlombaan yang harus diketahui teman-teman yang terinspirasi untuk datang (ke DPR),” Dia menyimpulkan. Politik Dunia

Politik Indonesia

Leave a Reply